SATYAVADI MAHARAJA HARISCANDRA (008)
Tue, 05 May 2020, 07:31:18, 1095 View Administrator, Category : Maharaja Harischandra (ID)
Maharaja Harischandra (ID)
Oleh : Darmayasa
Pada keesokan harinya, Maharesi Viśvāmitra datang mengunjungi Mahārāja Harischandra di istana kerajaan dengan tujuan meminta kerajaan yang telah disumbangkan kepadanya oleh Raja Harischandra di dalam mimpi tersebut.
Bagi orang-orang suci dan pelaku spiritual yang sudah maju, mimpi bukanlah merupakan buah tidur semata melainkan mimpi adalah kejadian “nyata”. Sedangkan bagi orang-orang biasa, mimpi adalah gebuan-gebuan serta sisa-sisa kerlap-kerlip pikiran yang banyak memberikan kesan pada pikirannya. Dan ada pula pendapat orang mengatakan bahwa bagi mereka yang kesadarannya lemah, maka roh-roh tertentu pun bisa datang memasuki mimpinya. Sedangkan mimpi-mimpi yang dialami oleh para raja suci seperti Raja Harischandra dan Maharesi Viśvāmitra adalah suatu “pengalaman” nyata yang terjadinya melalui atau di dalam mimpi.
Melihat Maharesi Viśvāmitra datang ke istana, Mahārāja Harischandra segera turun dari Singasananya. Sambil lalu mencakupkan kedua tangan di depan dada, dan kemudian bersujud di hadapan Maharesi Agung. Raja Harischandra menyambut maharesi dengan ramah dan sopan, serta memujanya sesuai tradisi turun temurun di dalam menyambut orang suci. Tradisi suci leluhur mengajarkan; entah dengan tertulis seperti di dalam kitab-kitab suci Veda, Upaniṣad, Purāṇa, Itihāsa atau sastra-sastra Sanskerta belakangan, ataukah melalui pengajaran tradisi langsung tanpa tertulis tetapi diikuti oleh anak-cucu dalam praktik kehidupan sehari-hari, bahwa ada pribadi-pribadi yang patut dihormati dengan hormat dan puja respek yang sangat tinggi, yaitu antara lainnya Ibu, Bapak, Guru, para tamu, dan orang-orang suci.
Taittirῑya Upaniṣad mengajarkan: “mātṛ-devo bhava, pitṛ-devo bhava, ācārya-devo bhava, atithi-devo bhava”. Dikatakan bahwa seorang Ibu adalah Tuhan bagi putra-putrinya, seorang Bapak adalah Tuhan bagi anak-anaknya, seorang Guru adalah Tuhan bagi Si Murid, dan tamu yang kedatangannya tidak ditentukan adalah Tuhan bagi tuan rumah yang rumahnya didatangi. Mereka menghormati dengan begitu tinggi kemuliaan beliau-beliau itu. (08)
SATYAVADI MAHARAJA HARISCHANDRA (005EN)
SATYAVADI MAHARAJA HARISCHANDRA (004EN)
SATYAVADI MAHARAJA HARISCHANDRA (EN003)



