SATYAVADI MAHARAJA HARISCHANDRA (34)
Thu, 20 Aug 2020, 06:39:25, 1099 View Administrator, Category : Maharaja Harischandra (ID)
Maharaja Harischandra (ID)
Oleh : Darmayasa
Semua yang hadir dan mendengarkan penuturan brāhmaṇa tua itu menjadi keheran-heranan serta menjadi prihatin melihat keadaan wanita pembantu rumah tangga tersebut. Bagaimana seorang wanita mulia seperti itu harus mengalami nasib menyedihkan? Mereka semakin terheran-heran melihat sang brāhmaṇa tua memberikan uang keping emas yang sangat banyak kepada lelaki yang menjual istrinya tersebut. Mahārāja Harischandra menerima uang emas dari brāhmaṇa tua tanpa mampu berkata sepatah kata pun (vyadīryyatamano duḥkhānnacainakiñcidabravīt).
Setelah memberikan kepingan uang emas yang sangat banyak kepada Mahārāja Harischandra, Brāhmaṇa tua hendak mengajak Dāsῑ (pembantu)-nya yang baru pulang ke rumah. Brāhmaṇa tua memegang tangan permaisuri untuk mengajaknya pergi meninggalkan pasar. Brāhmaṇa kelihatan sangat respek dan melindungi “pembantu”-nya itu. Ia berdiri di depan sambil menempatkan tongkat di depan memberi aba-aba agar orang memberikan jalan keluar. Jiwa seorang brāhmaṇa terpelajar bijaksana, tidak menempatkan seorang pembantu sebagai “slave” atau budak nista, melainkan sebagai seorang insan mulia yang akan membantu kesehariannya di dalam menjalankan ke-brāhmaṇa-annya.
Tiba-tiba langkahnya terhenti. Ia merasa seperti ada yang menarik pembantunya dari belakang. Ketika ia menoleh ke belakang, ia melihat putra mahkota terseret di tanah dan tangannya berpegangan erat pada ujung kain ibunya. Rohitashwa menangis keras memanggil-manggil ibunya, “Ibuuuu…Ibuuuu…jangan pergi Ibu…. Jangan tinggalkan aku Ibuuuu...., Jangaaannn…..!!!” (34)
SATYAVADI MAHARAJA HARISCHANDRA (005EN)
SATYAVADI MAHARAJA HARISCHANDRA (004EN)
SATYAVADI MAHARAJA HARISCHANDRA (EN003)



