Maharaja Harischandra (ID)
-
Oleh : Darmayasa Walaupun pemberian kerajaan oleh Mahārāja Harischandra kepada Maharesi Viśvāmitra kejadiannya hanyalah di dalam mimpi, tetapi karena keteguhannya dalam memegang janji “satyam”, maka
-
Oleh : Darmayasa Seorang raja yang bukan hanya luas dalam daerah kekuasaan tetapi juga luas dan mendalam di dalam pandangan serta pengetahuan. Seorang raja yang berprinsip suci. Seorang raja yang ajeg,
-
Oleh : Darmayasa Belum selesai mereka berdoa, bersyukur sambil mengagung-agungkan Nama Suci Tuhan..., tiba-tiba semua dikejutkan oleh suara Maharesi Viśvāmitra yang membuat detak jantung semua orang
-
Oleh : Darmayasa Akan tetapi, sebelum meninggalkan istana, Mahārāja Harischandra masih tetap berkeinginan untuk mempersembahkan sekadar minuman dan buah kepada Maharesi. Dengan hati yang tetap bersih
-
Oleh : Darmayasa Selesai membasuh kaki maharesi, dengan penuh rasa sujud bhakti sang raja memercikkan air “wangsuh pada” (air cuci kaki) itu ke atas kepalanya. Selanjutnya, Mahārāja
-
Oleh : Darmayasa Tiada terlukiskan rasa senang dan bahagia yang dirasakan oleh Mahārāja Harischandra didatangi oleh orang suci seperti maharesi Viśvāmitra. Bibirnya terasa kaku, badan bergetar dan air
-
Oleh : Darmayasa Pada keesokan harinya, Maharesi Viśvāmitra datang mengunjungi Mahārāja Harischandra di istana kerajaan dengan tujuan meminta kerajaan yang telah disumbangkan kepadanya oleh Raja
-
Oleh : Darmayasa Dari banyak contoh Raja-Raja yang super baik, Mahārāja Harischandra menjadi contoh barisan terdepan sebagai Mahārāja teladan, sempurna dalam segala tingkah lakunya. Melihat
-
Oleh : Darmayasa Tekad menjadi seorang pemimpin demi “agawe sukhaning wwang len”, yaitu demi kebaikan yang lain, dan “memayu hayuning bhuwana”, yaitu demi kesejahteraan dunia beserta
-
Oleh : Darmayasa Jika dahulu orang-orang “bertengkar” untuk tidak menjadi Raja, kini orang-orang “bertengkar” untuk menjadi Raja. Sejarah menyaksikan bagaimana Shri Rama



