Maharaja Harischandra (ID)
-
Oleh : Darmayasa Melihat pesakitan dihadirkan di hadapannya adalah seorang wanita berpakaian begitu lusuh dan kotor, dengan wajah penuh kesedihan, Mahārāja Kāśinareśa menjadi tidak percaya jika wanita itu yang
-
Oleh : Darmayasa Tersebutlah keadaan di istana kerajaan Varanasi atau Banares. Seperti biasa, suasana istana kelihatan tenang dan damai. Terutama di malam hari, suasana sangat sepi, hening, dan damai. Udara pun
-
Oleh : Darmayasa Mereka berdua bertangis-tangisan menangisi putranya yang terdiam untuk selamanya. “Athā jagāma svasutamṛtamādāyalāpinī, bhāryā tasya narendrasya sarpadaṣṭa hi bālakam”, -
-
Oleh : Darmayasa Sesampainya di Smaśāna, di tempat pembakaran mayat, permaisuri melihat sekeliling ternyata sunyi, sepi, dan gelap. Malam terdiam, angin pun berhenti berhembus. Lolongan anjing pun tidak ada
-
Oleh : Darmayasa (seperti tadi malam, malam ini baru selesai meditasi di tempat sepi di tengah perkebunan luas maha sepi, sampai di rumah minum hangat lalu ketak ketik sbb:) Dia terdiam..., Rohitāśva tetap
-
Oleh : Darmayasa Permaisuri melakukan semua ini hanya dan hanya sebagai bhaktinya kepada suami pujaannya, Mahārāja Harischandra. Dalam hidup permaisuri, tiada hari, tiada langkah, tiada nafas tanpa diisi nama Raja
-
Oleh : Darmayasa Diceritakan Mahārāṇῑ Saivya bersama putra mahkota Rohitāśva. “Ibuuu...., lapaaar...” kata putra mahkota Rohitāśva kepada ibunya, sang permaisuri yang kini telah menjadi
-
Oleh : Darmayasa Ia... lelaki berkumis lebat dan berbadan besar itu, sambil sedikit terhuyung-huyung karena mabuk, diiringi oleh beberapa orang anak buahnya yang juga pada mabuk, mendekati Raja Harischandra, dan
-
Oleh : Darmayasa Mahārāja Harischandra selanjutnya menyerahkan semua uang keping emas yang diberikan oleh Brāhmaṇa tua tadi kepada Brahmacari Nakṣatraka, murid dari Maharesi Viśvāmitra. Brahmacari
-
Oleh : Darmayasa Mendengar penuturan pembantu barunya seperti itu, Brāhmaṇa tua perlahan mengangguk-anggukkan kepalanya. Rupa-rupanya, kebijaksanaan ke-brāhmaṇa-annya tersentuh. Bagaimana mungkin hati seorang



